Kepemimpinan Humanis di Tengah Transformasi Artificial Intelligence: Praktik Membangun Kepercayaan dan Kolaborasi dalam Organisasi Pendidikan Islam
Abstrak
Transformasi Artificial Intelligence (AI) dalam organisasi pendidikan Islam memberikan peluang untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga hubungan kemanusiaan dalam menghadapi perubahan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik kepemimpinan humanis dalam membangun kepercayaan dan kolaborasi di tengah transformasi AI pada organisasi pendidikan Islam di MA Al Amanah Besuki Situbondo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposif, yaitu kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan humanis diterapkan melalui komunikasi terbuka, pendampingan, keteladanan, dan perhatian terhadap kesiapan anggota organisasi dalam menghadapi perubahan teknologi. Kepercayaan dibangun melalui komunikasi yang konsisten, keterbukaan, dukungan, dan pendampingan kepada guru serta tenaga kependidikan. Sementara itu, kolaborasi dikembangkan melalui pembagian peran, berbagi pengetahuan, komunikasi, dan keterlibatan anggota organisasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan terkait transformasi AI. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi AI tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan pemimpin dalam menjaga kepercayaan, hubungan interpersonal, dan kerja sama. Kepemimpinan humanis menjadi pendekatan penting agar pemanfaatan AI tetap berorientasi pada manusia dan nilai-nilai pendidikan Islam.