Eksplorasi Posisi Agama dan Etika serta Hubungan Keduanya dalam Etika Bisnis Islam
Kata Kunci:
Etika Bisnis Islam, Agama dan Etika, Bisnis KontemporerAbstrak
Artikel ini membahas eksplorasi posisi agama dan etika serta hubungan keduanya dalam konteks etika bisnis Islam. Perkembangan bisnis modern yang ditandai oleh globalisasi, digitalisasi, dan persaingan ekonomi yang semakin kompleks memunculkan berbagai persoalan moral seperti riba, penipuan, monopoli, dan ketidakadilan dalam aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep agama dan etika dalam perspektif Islam, menganalisis hubungan antara agama dan etika dalam aktivitas bisnis, mengidentifikasi prinsip-prinsip etika bisnis Islam, serta menganalisis penerapannya dalam menghadapi isu bisnis kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan metode analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa agama dan etika dalam Islam merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Agama berfungsi sebagai sumber nilai dan norma, sedangkan etika menjadi implementasi praktis dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bisnis. Etika bisnis Islam dibangun atas prinsip tauhid, keadilan, kehendak bebas yang bertanggung jawab, tanggung jawab, dan ihsan. Prinsip-prinsip tersebut menjadi pedoman dalam menciptakan aktivitas bisnis yang jujur, adil, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. Selain itu, etika bisnis Islam dinilai relevan dalam menjawab berbagai tantangan bisnis kontemporer karena mampu mengintegrasikan aspek material dan spiritual demi terciptanya kesejahteraan dunia dan akhirat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Moh. Khoirul Anam, Siti Muthi’atul Hasanah, Adi Rahmat Hadi, Devita Trianti (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.